Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Kista dan Lumpuh

Gangguan kista merupakan penyakit yang kebanyakan akan menimpa kaum perempuan. Penyakit kista berbentuk tonjolan yang berisi cairan dan digolongkan sebagai salah satu tumor jinak. Bentuk kista seperti benjolan kistik dan ada pula yang berbentuk anggur, umumnya berisi cairan tetapi ada juga yang berisi udara.

Kista bisa tumbuh dimana saja, bisa di paru, usus bahkan di otak. Akan tetapi pertumbuhan kista paling sering ditemui di organ reproduksi perempuan. Penyebab kista adalah karena adanya polusi udara serta debu, bisa juga dari makanan yang mengandung lemak tinggi dan tidak mampu dipecah oleh metabolisme tubuh.

Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari berbagai jenis kista yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.

Penyakit kista juga bisa dikatakan sebagai penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita kista atau miom, maka bisa dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista. Sebagian besar kista tanpa gejala dan diketahui secara kebetulan pada waktu periksa dokter. Menurut pengalaman, diketahuinya menderita kista indung telur biasanya sewaktu periksa check up atau sewaktu periksa karena sebab lain. Selain itu juga dapat timbul gejala yang khas untuk kista indung telur dan sangat terkait dengan jenis kista indung telur.

Kista normal

– Kista Fungsional

Sering tanpa gejala. Timbul gejala rasa sakit apabila disertai komplikasi seperti terpuntir atau pecah, tetapi komplikasi ini sangat jarang. Kista fungsional ini paling sering terjadi dan sangat jarang pada dua indung telur. Ia bisa mengecil sendiri dalam waktu 1-3 bulan.

Kista Abnormal, tidak umum terjadi

– Kista Dermoid

Kista ini terjadi karena jaringan dalam telur yang tidak dibuahi. Kemudian tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti rambut, tulang dan lemak. Kista dapat terjadi pada dua indung telur dan biasanya tanpa gejala. Timbul gejala rasa sakit apabila kista terpuntir atau pecah.

– Kista Cokelat (endometrioma)

Terjadi karena lapisan di dalam rahim (yang biasanya terkelupas sewaktu haid dan terlihat keluar dari kemaluan seperti darah), tidak terletak dalam rahim tetapi melekat pada dinding luar indung telur. Akibat peristiwa ini setiap kali haid, lapisan tersebut menghasilkan darah haid, yang akan terus menerus tertimbun dan menjadi kista. Kista ini bisa pada satu atau dua indung telur. Timbul gejala utama yaitu rasa sakit terutama sewaktu haid atau sexual intercourse.

– Kistadenoma

Berasal dari pembungkus indung telur yang tumbuh menjadi kista. Kista jenis ini juga dapat menyerang indung telur kanan dan kiri. Gejala yang timbul biasanya akibat penekanan pada bagian tubuh sekitar seperti kandung kencing sehingga dapat menyebabkan semacam ”bes

– Kista endometriosis

Merupakan kista yang terjadi karena ada bagian endometrium yang berada di luar rahim. Kista ini berkembang bersamaan dengan tumbuhnya lapisan endometrium setiap bulan sehingga menimbulkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi dan infertilitas.

– Kista endometriosis

Merupakan kista yang terjadi karena ada bagian endometrium yang berada di luar rahim. Kista ini berkembang bersamaan dengan tumbuhnya lapisan endometrium setiap bulan sehingga menimbulkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi dan infertilitas.

– Kista hemorrhage

Merupakan kista fungsional yang disertai perdarahan sehingga menimbulkan nyeri di salah satu sisi perut bagian bawah.

– Kista lutein

Merupakan kista yang sering terjadi saat kehamilan. Beberapa tipe kista lutein antara lain

– Kista polikistik ovarium

Merupakan kista yang terjadi karena kista tidak dapat pecah dan melepaskan sel telur secara kontinyu. Biasanya terjadi setiap bulan. Ovarium akan membesar karena bertumpuknya kista ini. Untuk kista polikistik ovarium yang menetap (persisten), operasi harus dilakukan untuk mengangkat kista tersebut agar tidak menimbulkan gangguan dan rasa sakit.

Salah satu bahaya yang ditakuti ialah apabila kista tersebut menjadi ganas. Sekalipun tidak semua kista mudah berubah menjadi ganas. Berdasar kajian teoritik, kista fungsional yang paling sering terjadi dan sangat jarang menjadi ganas. Sebaliknya kistadenoma yang jarang terjadi tetapi mudah menjadi ganas terutama pada usia di atas 45 tahun atau kurang dari 20 tahun.

Penyakkit kista di bagi menjadi dua macam, penggolongannya didasarkan pada bentuk dan proses penyembuhannya.

a. Kista neoplastik, kista ini umumnya harus dioperasi, namun tergantung pada ukuran dan sifatnya.

b. Kista non-neoplastik, kista yang sifatnya jinak dan tidak memerluka operasi untuk penyembuhannya dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan

Beberapa gejala kisat antara lain:

– Nyeri menjelang atau sesudah haid

– Nyeri perut bagian bawah

– Sakit saat berhubungan seks

– Keluhan sakit pada pinggang bagian belakang

– Nyeri perut hebat disertai mual dan muntah

– Haid yang sangat banyak atau sangat sedikit

– Perubahan pola haid

– Sering merasa buang air besar atau buang air kecil

– Gangguan pencernaan yang menetap, seperti: kembung, mual.

– Perut membesar, salah satu cirinya adalah celana terasa sesak.

– Kehilangan selera makan atau rasa cepat kenyang (perut terasa penuh).

– Rasa mudah capek atau rasa selalu kurang tenaga.

Pola hidup sehat, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang berkadar lemak tinggi, serta menghindari kawasan yang memiliki radikal bebas seperti partikel debu dan polusi merupakan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegh timbulnya penyakit kista.

Kista dan Lumpuh

Roslina Simamora (47 Tahun)

“Enjoy Life!”

“Berkat TNBB, kini saya bisa menikmati hidup. Enjoy Life !”

Sudah 20 tahun Roslina harus hidup dengan berbagai gangguan penyakit. Awalnya tahun 1990, ia menjalani empat kali operasi untuk mengeluarkan daging di dalam tumit kakinya. Selanjutnya, ia pernah mengidap kista di perut, rahim, mulut vagina dan payudara. Masing-masing berselang sekitar tiga tahun. Setiap ada kista yang muncul, Roslina harus menjalani operasi pengangkatan kista. Total, ia menjalani delapan kali operasi kista. Karena terlalu banyak dioperasi, ada efek negatif lain yang timbul. Tulang-tulang Roslina melemah. Ia merasa tak berdaya.

Pada 2005, ia lumpuh. Hanya kepalanya yang bisa digerakkan, sedangkan leher sampai ujung kakinya kaku. Untuk menguatkan kembali tulangnya dan membasmi kista-kista yang kemudian muncul kembali, Roslina sudah mencoba berbagai pengobatan. Ia pernah mengonsumsi obat-obatan herbal, benalu teh, beragam jamu-jamuan dan berobat ke sinshe. Di sinshe, payudaranya yang sudah membusuk di sedot dengan alat. “Dokter menganjurkan agar payudara saya di angkat, tapi saya tak mau karena takut,” kenang Roslina. Roslina juga pernah mencoba terapi pemanasan darah dalam tulang, di sebuah rumah sakit.

Namun tak satu pun pengobatan ini yang memberikan hasil memuaskan. Wanita inipun akhirnya memasrahkan diri pada Tuhan. Ia mulai menganggap penyakit sebagai sahabat, bukan musuh. Dengan begitu, ia terhindar dari stres. Pada bulan Juli 2010, Roslina pulang kampung ke Medan. Ia tak lupa membawa satu tas penuh berisi obat-obatan medis dan herbal yang rutin dikonsumsinya. Kaka iparnya, Florida, yang melihat kondisi Roslina dengan segepok obat-obatan itu lalu menawarkan TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™ – Original).

“Tadinya saya menolak karena sudah bosan mencoba obat ini itu. Tapi ipar saya terus memaksa. Akhirnya saya minum juga, walaupun belum sepenuhnya rela. Prinsip saya, kalau saya meninggal, ada harapan kebangkitan. Tapi kalau saya hidup ya bersyukur. Tapi saya lihat, ipar saya dan keluarganya sehat semua. Saya jadi tertarik,” jelas Roslina. Ia mulai meminum TNBB tiga kali sehari, langsung 220 ml sekali minum.

Dalam waktu sebulan, ia bisa mengangkat kaki. Lama-lama ia bisa menggerakkan anggota tubuh yang lain. Pada bulan kedua, ia sudah bisa berjalan. Benjolan di payudara dan perutnya pun sudah lenyap. “Saya belum berani memeriksakan diri ke dokter, apa kista-kista saya sudah benar-benar hilang atau belum. Saya trauma melihat rumah sakit. Yang jelas, saya tetap meminum TNBB 220 ml x 3 perhari. Walaupun belum merasa 100% pulih, tapi rasa sakit saya jauh berkurang. Kini saya bisa menikmati hidup. Enjoy life!” katanya ceria.