Diagnosis Kanker Payudara

Diagnosis Kanker Payudara

Dapatkah kanker payudara ditemukan dini? Skrining mengacu pada tes dan ujian yang digunakan untuk menemukan suatu penyakit, seperti kanker, pada orang yang tidak memiliki gejala apapun. Tujuan dari ujian skrining, seperti mammogram, adalah untuk menemukan kanker sebelum mereka mulai menimbulkan gejala. Kanker payudara yang ditemukan karena mereka dapat dirasakan cenderung lebih besar dan lebih cenderung telah menyebar di luar payudara. Sebaliknya, kanker payudara ditemukan selama ujian skrining lebih cenderung kecil dan masih terbatas pada payudara. Ukuran dari kanker payudara dan seberapa jauh ia telah menyebar merupakan faktor penting dalam memprediksi prognosis (outlook) untuk wanita dengan penyakit ini.

Kebanyakan dokter merasa bahwa tes deteksi dini untuk kanker payudara menyelamatkan ribuan nyawa setiap tahun, dan bahwa lebih banyak nyawa bisa diselamatkan jika bahkan lebih banyak perempuan dan penyedia layanan kesehatan mereka mengambil keuntungan dari tes ini. Untuk itu tes skrining secara berkala diperlukan agar deteksi dini kanker bisa ditemukan. Namun tes skrining yang saat ini biasa dilakukan adalah mammogram, yaitu sebuah tes skrining dengan menggunakan sinar-x. Walaupun banyak dokter mengatakan tes dengan mammogram sangat aman di karenakan radiasi yang digunakan hanya 0.1-0.2 rad per gambar, tetapi dalam kenyataannya hasil penelitian yang dilakukan di Belanda, Inggris, dan Perancis menunjukkan lain. Telah ditemukan bahwa 48 persen wanita yang didiagnosa kanker payudara mengaku telah menjalani mammogram. Pemeriksaan pertama yang mereka lakukan rata-rata mulai usia 29 tahun.

Terkait dengan masih diragukan mammogram sebagai tes skrining kanker payudara, tentunya kita akan lebih berhati-hati untuk setiap keputusan yang kita ambil. Risiko kanker payudara memang selalu menjadi prioritas untuk mencegahnya, sedangkan tes skrining merupakan satu-satunya cara untuk memastikan tentang positif atau negatif. Jika benar hasil temuan para peneliti tentang mammogram, maka mengambil keputusan untuk melakukannya sudah berarti mengambil risiko kanker payudara juga. Manakah yang anda pilih? Memastikan positif tidaknya kanker payudara anda dengan mengambil risiko tinggi kanker payudara atau memutuskan tidak ambil peduli.

Mengenai hal ini, konsultasi dengan dokter anda adalah pilihan yang terbaik. Masalah utama terletak pada bahwa dokter tentu merekomendasikan mammogram untuk tes skrining kanker payudara. Hal ini disebabkan mammogram sapi saat tulisan ini dirilis masih direkomendasikan di setiap rumah sakit di dunia.

Adakah tes skrining yang Aman?

Skrining Termografi relatif lebih aman dibandingkan mammogram, Skrining termograf adalah skrining payudara yang sangat sederhana di mana gambar yang dibentuk adalah hasil terjemahan dari informasi tentang panas tubuh pasien yang diukur oleh sinar infra merah.

Pilihan skrining termograf adalah yang paling aman untuk saat ini. Diagnosis kanker payudara dini adalah keharusan jika kita ingin kesembuhan kanker payudara. Jalani tesĀ  seperlunya untuk memastikan bahwa anda bebas dari kanker.

 

Pengobatan Kanker Payudara dan Efek Samping Yang Menyertainya