Faktor Risiko Kanker Serviks

Faktor Risiko Kanker serviks

Diperkirakan bahwa hampir semua kanker serviks secara teoritis dapat dicegah, dengan mencegah infeksi HPV, yang hadir dalam semua kanker serviks. Merokok juga berperan dalam menyebabkan beberapa kanker serviks, meningkatkan kemungkinan infeksi HPV atau menyebabkan infeksi HPV menjadi lebih gigih. Juga faktor lingungan memliki kontribusi terhadap kanker. Di bawah ini beberapa faktor risiko kanker serviks.

Human papillomavirus ( HPV ) dan risiko kanker serviks

Anggota keluarga HPV telah terdeteksi pada tumor serviks di seluruh dunia dengan penelitian yang menunjukkan kehadiran HPV pada hampir semua tumor serviks.

Risiko tertinggi adalah terkait dengan HPV tipe 16 dan 18. Kebanyakan infeksi HPV tidak akan maju ke neoplasia intraepithelial servikal ( CIN ). Namun, diyakini bahwa kanker serviks tidak akan berkembang tanpa adanya DNA HPV persisten dan telah diusulkan sebagai yang pertama yang pernah diidentifikasi.

HPV genital umumnya ditularkan melalui kontak seksual dengan serviks yang terinfeksi, vagina, vulva, penis atau dubur epitel. Infeksi HPV genital mungkin melibatkan daerah yang tidak mudah tertutup oleh kondom, penggunaan kondom tidak sepenuhnya melindungi dari infeksi.

Sebuah analisis studi tentang prevalensi infeksi HPV pada populasi menyimpulkan bahwa HPV lebih sering terjadi pada wanita yang lebih muda daripada wanita yang lebih tua, HPV yang jarang terdeteksi pada wanita tanpa aktivitas seksual sebelumnya dan bahwa tidak ada perbedaan geografis jelas dalam prevalensi HPV.

Persentase populasi penelitian HPV positif bervariasi dari 0% sampai 48 % tergantung pada kelompok yang diteliti. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa infeksi HPV 16 adalah lebih umum daripada jenis lain termasuk jumlah pasangan seksual, hubungan seksual baru yang relatif baru dan riwayat keluarga.

Sebuah studi menunjukkan bahwa faktor risiko utama untuk CIN 3 kalangan perempuan positif HPV adalah hubungan seksual pertama di usia dini, berganti-ganti hubungan seksual dan merokok.

Untuk merokok ada hubungan dosis – respon yang kuat. merokok lebih dari 20 batang per hari adalah memiliki faktor risiko dua setengah kali dari wanita yang tidak pernah merokok. Para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun merokok bukan faktor risiko yang berhubungan langsung dengan HPV, merokok terkait HPV menyebabkan neoplasia serviks.

Selain hal tersebut di atas lingkungan sosial juga tidak bisa diabaikan. Tempat di mana anda tinggal menentukan tingkat risiko terhadak kanker serviks. Hal ini anda tinggal ditempat yang mengandung polusi, udara yang kotor, lingkungan yang tidak bersih. Walaupun tidak terkait langsung hal ini terkait dengan lingkungan yang tidak menunjang pada kesehatan.