Stadium Kanker Serviks

Stadium Kanker Seviks

Untuk membantu pementasan stadium kanker, maka perlu dilakukan tes skrining. Biasanya, terdapat carsinoma in situ sebelum kemudian berkembang menjadi kanker. Carsinoma in situ sebenarnya bukanlah kanker, tetapi pada beberapa perempuan perubahan berkembang menjadi kanker setelah beberapa tahun. Hal ini tidak perlu terjadi jika tes skrining secara berkala terus dilakukan, biasanya setiap 3 tahun sekali. Di bawah ini adalah stadium kanker serviks yang perlu anda ketahui:

  1. Stadium I
    Pada stadium I, kanker ditemukan pada serviks saja. Stadium I dibagi menjadi stadium IA dan IB, berdasarkan jumlah kanker yang ditemukan.

    1. Stadium IA:
      Stadium IA1 dan IA2 kanker serviks. Sebuah jumlah yang sangat kecil dari kanker yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop ditemukan dalam jaringan serviks. Stadium IA dibagi menjadi stadium IA1 dan IA2, berdasarkan ukuran tumor.

      1. Pada stadium IA1, kanker tidak lebih dari 3 milimeter mendalam dan tidak lebih dari 7 milimeter lebar.
      2. Pada stadium IA2, kanker adalah lebih dari 3 tetapi tidak lebih dari 5 milimeter mendalam, dan tidak lebih dari 7 milimeter lebar.
    1. Stadium IB dibagi menjadi stadium IB1 dan IB2.
      1. Padas tadium IB1, kanker hanya dapat dilihat dengan mikroskopis dan lebih dari 5 mm dalam atau lebih dari 7 mm lebar ATAU kanker dapat dilihat tanpa mikroskop dan 4 cm atau lebih kecil.
      2. Pada stadium IB2, kanker lebih besar dari 4 cm.
  2. Stadium II
    Pada stadium II, kanker telah menyebar ke luar leher rahim tetapi tidak ke dinding panggul (jaringan yang melapisi bagian tubuh antara pinggul) atau sepertiga bagian bawah vagina. Stadium II dibagi menjadi stadium IIA dan IIB, berdasarkan seberapa jauh kanker telah menyebar.

    1. Stadium IIA: Kanker telah menyebar ke luar leher rahim ke atas dua pertiga dari vagina tetapi tidak untuk jaringan di sekitar rahim. Stadium IIA dibagi menjadi Stadium IIA1 dan IIA2, berdasarkan ukuran tumor.
      1. Pada stadium IIA1, tumor dapat dilihat tanpa mikroskop dan 4 cm atau lebih kecil.
      2. Pada stadium IIA2, tumor dapat dilihat tanpa mikroskop dan lebih besar dari 4 cm.
    2. Stadium IIB: Kanker telah menyebar ke luar leher rahim ke jaringan di sekitar rahim.
  3. Stadium III
    Pada stadium III, kanker telah menyebar ke sepertiga bagian bawah vagina, dan / atau ke dinding panggul, dan / atau telah menyebabkan masalah ginjal. Stadium III dibagi menjadi stadium IIIA dan IIIB, berdasarkan seberapa jauh kanker telah menyebar.

    1. Stadium IIIA:
      Kanker telah menyebar ke sepertiga bagian bawah vagina namun tidak ke dinding panggul.
    2. Stadium IIIB:
      Kanker telah menyebar ke dinding panggul; dan / atau tumor telah menjadi cukup besar untuk memblokir ureter (tabung yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih). Penyumbatan ini dapat menyebabkan ginjal untuk memperbesar atau berhenti bekerja.
  4. Stadium IV
    Pada stadium IV, kanker telah menyebar ke kandung kemih, rektum, atau bagian lain dari tubuh. Stadium IV dibagi menjadi stadium IVA dan IVB, didasarkan pada tempat kanker ditemukan.

    1. Stadium IVA: Kanker telah menyebar ke organ terdekat, seperti kandung kemih atau rektum.
    2. Stadium IVB:
      Stadium IVB kanker serviks. Kanker telah menyebar ke bagian tubuh dari leher rahim, seperti hati, usus, paru-paru, atau tulang.
      Kanker telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti hati, paru-paru, tulang, atau kelenjar getah bening jauh.