Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Kista Pada Kelenjar Tiroid

Penyakit kista ini sebenarnya merupakan penyakit tumor jinak, karena kebanyakan penanganannya tidak melalui operasi besar. Kista adalah suatu struktur sperti gelembung yang tidak normal yang bisa ditemukan di manapun di seluruh bagian tubuh. Kista biasanya mengandung zat gas, cair, atau setengah padat dan memiliki dinding luar, yang dikenal sebagai kapsul. Kista bisa saja terlihat kecil dan hanya terlihat dengan menggunakan mikroskop, atau bisa saja tumbuh dengan ukuran yang sangat besar dan memindahkan struktur tubuh normal.

Kista pada umumnya tumbuh di berbagai jaringan dan organ-organ tubuh. dan biasanya penamaan dari penyakit kista disesuaikan dengan lokasi tertentu dimana ia tumbuh. misalnya kista ovarium , kista kandung kemih, kista payudara, kista hati, kista ginjal, kista pankreas, kista vagina, kista kulit, kista tiroid.

Tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher bagian depan yang berbentuk seperti kupu-kupu dan seringkali mudah untuk diraba. Kelenjar ini akan memproduksi hormon tiroid yang berfungsi menstimulasi metabolisme dari sel-sel di tubuh.

Penyakit tiroid lebih banyak dialami oleh perempuan dibanding laki-laki (bisa sampai 5-7 kali lipat) dan mewakili sebagian besar penyakit endokrin.

Kista tiroid adalah suatu kantung berisi cairan yang berkembang di kelenjar tiroid. Ukuran kista mungkin sangat kecil ( diameter kurang dari 1 mm ) atau lebih besar yang mungkin bisa dilihat dengan mata telanjang, muncul sebagai benjolan di leher.

Beberapa faktor menjadi pemicu berkembangnya kista tiroid yaitu kurangnya yodium dalam makanan, gangguan autoimun yang menyebabkan peradangan tiroid (penyakit hashimoto), suatu genetik cacat dan paparan radiasi di masa kanak – kanak.

Orang dengan kista kecil ( 3mm atau lebih kecil ) pada tiroid mereka biasanya tidak memiliki gejala apapun. Kebanyakan dari orang-orang ini tidak akan menyadari bahwa mereka memiliki kista sampai dokter menemukan kista pada saat pemeriksaan.

Adapun jika kista telah membesar akan menimbulkan gejala sebagai berikut :

– Rasa sakit di leher akibat penekanan pada tenggorokan.

– Kesulitan menelan

– Perubahan dalam nada dan kualitas suara jika kista menekan pita suara.

– Kadang – kadang kista yang besar mempengaruhi fungsi tiroid sehingga dapat menyebabkan hipertiroid atau hipotiroid.

Yang menjadi faktor resiko munculnya kista tiroid adalah :

– Usia di atas 40 tahun

– Jenis kelamin wanita

– Memiliki saudara kandung atau orang tua yang menderita kista tiroid

Kista Pada Kelenjar Tiroid

Cornelia Fatila Minarto

TNBB Meminimalisir Hypertyroid

“Kista yang bersarang di kelenjar hormonnya berangsur-angsur menghilang.”

PERTEMUANNYA dengan TAHITIAN NONI® Bioactive Beverag ™, September 2006 lalu mebuat 13 kista pada kelenjar hormon Cornelia Fatila Minarto yang menyebabkan fungsi kelenjar hormonnya tinggal 10% berangsur membaik. Bahkan setelah sebulan mengonsumsi TNBB, lima buah kistanya hilang dan mengecil. Kini badan Fatila tidak sering gemetar lagi, stamina yang selama ini menurun lambat laun kembali prima.

Program untuk memiliki keturunan, membuat 90% kelenjar hormon Fatila harus diangkat oleh tim Dokter Singapura pada 1997 silam. Hypertiroid yang ia derita, membuatnya kesulitan mendapatkan keturunan. “Benar saja setelah dua bulan operasi, saya langsung hamil,” ceritanya. Empat tahun pasca melahirkan anak pertama, tepatnya tahun 2002 Fatila dan suami berencana memilik keturunan lagi. Sayang rencana itu tidak direstui dokter karena Fatila kembali mengidap Hypertiroid atau produksi kelenjar hormon di atas batas normal.

Bahkan pada kelenjar hormonnya di temukan 13 kista. “Saya kembali berobat ke Singapura. Dokter Singapura menyarankan untuk mengangkat kelenjar hormon saya,” katanya. Sambil menunggu proses operasi, saya kembali ke Indonesia. Ada seorang rekan yang menawarkan TNBB kepadanya. “Siapa tahu TNBB bisa meminimalisisr penyakit saya,” imbuh Fatila. Benar saja, Fatila dan tim Dokter Singapura terperanjat melihat hasilnya. Enam dari 13 kistanya sudah hilang, dan kista yang masih ada mengecil.

Akhirnya tindakan operasi pengangkatan kelenjar hormon di batalkan. Fatila diminta kembali enam bulan berikutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mengetahui bahwa TNBB membantu memulihkan kondisinya, Fatila menaikkan dosisnya dari 30 ml pagi dan 60 ml malam menjadi 100 ml pagi dan 100 ml malam. Hasilnya, kistanya semakin berkurang dan semakin mengecil. “TNBB telah membantu meminimalisir penderitaan saya.” yakin Fatila.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com