Gejala kanker serviks

Gejala kanker serviks

Gejala kanker serviks tidak selalu jelas dan mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali sampai kanker serviks mencapai stadium lanjut. Oleh karena itu jarang terjadi kanker serviks terdeteksi sejak dini. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi Anda untuk selalu melakukan tes skrining serviks secara teratur. Untuk tes skrining biasanya dilakukan setiap 3 tahun sekali. Untuk indormasi tes skrining di wilayah anda anda bisa bertanya pada dokter anda.

Dibawah ini adalah beberapa gejala yang mungkin terjadi:

  1. Perdarahan yang tidak biasa
    Dalam kebanyakan kasus, perdarahan vagina adalah gejala pertama yang mencolok dari kanker serviks. Ini biasanya terjadi setelah berhubungan seks.
    Pendarahan pada waktu lainnya, selain periode bulanan Anda, juga dianggap tidak biasa. Ini termasuk perdarahan setelah menopause (ketika periode bulanan wanita berhenti).
    Jika Anda memiliki jenis perdarahan vagina yang tidak biasa, kunjungi dokter Anda untuk meminta nasihat.
  2. gejala lain
    Gejala lain dari kanker serviks dapat meliputi:
    1. rasa sakit dan ketidaknyamanan selama berhubungan seks
    2. keputihan dan bau yang tidak menyenangkan

Kanker serviks stadium lanjut
Jika kanker menyebar dari serviks dan ke jaringan dan organ sekitarnya, dapat memicu berbagai gejala lainnya, termasuk:

  1. sembelit
  2. ada darah dalam urin Anda (hematuria)
  3. kehilangan kontrol kandung kemih (urinary incontinence)
  4. nyeri tulang
  5. salah satu kaki Anda mengalami pembengkakan
  6. sakit parah di sisi kanan, kiri atau belakang anda yang disebabkan oleh adanya pembengkakan di ginjal terkait dengan kondisi yang disebut hidronefrosis
  7. terjadi perubahan kebiasaan usus dan kandung kemih Anda
  8. nafsu makan hilang
  9. penurunan berat badan
  10. kelelahan dan kekurangan energi

Nasehat yang anda perlukan

Disarankan agar Anda menghubungi dokter jika Anda mengalami:

  1. pendarahan setelah berhubungan seks (perdarahan pascakoitus)
  2. perdarahan di luar periode normal Anda
  3. perdarahan baru setelah menopause

Walaupun demikian, perdarahan vagina sangat umum terjadi dan dapat memiliki berbagai penyebab, sehingga terjadinya perdarahan tidak selalu berarti bahwa Anda memiliki kanker serviks. Namun, perdarahan vagina yang tidak biasa merupakan gejala yang perlu diselidiki oleh dokter.

Bagikan