Pengobatan Retina Putus (Ablasio Retina) Tanpa Operasi

Secara medis pengobatan ablasio retina memang hanya satu pilihan, yaitu dengan operasi, tetapi anda tidak perlu khawatir, anda bisa pilih…

Secara medis pengobatan ablasio retina memang hanya satu pilihan, yaitu dengan operasi, tetapi anda tidak perlu khawatir, anda bisa pilih alternatif pengobatan, yaitu dengan cara non medis. Saat ini telah hadir produk yang secara klinis dan testimoni bisa membantu menyembuhkan ablasio retina atau retina putus tanpa operasi.

Sebagaimana anda ketahui bahwa pengobatan ablasio retina dengan operasi memiliki resiko yang tinggi, selain itu hasil yang dicapai pun tidak sesuai yang diharapkan, “Mata Tidak Bisa Pulih/Sembuh 100%”. Operasi pun tidak cukup 1 kali, minimal 3 kali dan dolter tidak menjamin kesembuhan.

S Lutena memberikan solusi untuk kesembuhan ablasio retina. Pengobatan dengan menggunakan herbal s.lutena jauh lebih aman dan murah. Anda tidak perlu mengeluarkan puluhan juta rupiah untuk operasi mata anda dengan banyak pantangan yang harus dijalani pasca operasi, tetapi dengan hasil yang “tidak memuaskan”.

Bagaimana S Lutena menyembuhkan ablasio Retina ( Retina Putus )?

S.Lutena di produksi Oleh Naturally Plus Jepang yang merupakan vitamin untuk retina mata terbaik yang kaya akan karetonoid. Karetonoid oleh masyarakat jepang di percaya mampu mengembalikan fungsi mata yang rusak dan meregenerasi kembali sel-sel baru yang ada pada organ mata.

S. Lutena memiliiki kandungan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Konsumsi S Lutena dapat memberikan banyak manfaat. Tidak hanya membantu menyembuhkan ablsasi retina juga dapat menjaga tubuh dari radikal bebas dan serangan berbagai macam penyakit.

Kandungan/Komposisi S Lutena

  • Fitokimia
  • Lutein
  • Zeaxanthin
  • Lycopene
  • Crocetin
  • Sulingan minyak ikan (mengandung DHA)
  • Minyak gandum
  • Ekstrak Blackcurrant
  • Ekstrak Blueberri
  • Vitamin E
  • Vitamin B1, B2, B6, B12

Semua bahan baku dari bahan-bahan alami sehingga dengan dosis yang tepat, S LUtena sangat aman dikonsumsi

S LUTENA (SUPER LUTEIN) mengandung karotenoid yang telah dianggap sebagai salah satu komponen terpenting dari “fitokimia” dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga dikenal sebagai tujuh nutrisi penting untuk kesehatan yang optimal. Dan enam nutrisi penting lainnya adalah protein, vitamin, mineral, karbohidrat, lemak dan serat nabati. Karoten, terdapat di wortel dan bayam, dan Lutein dari daun teh. Anggur adalah contoh nutrisi fitokimia. Contoh lain dari nutrisi fitokimia termasuk Lycopene dan Anthocyanidins yang terdapat dalam tomat dan buah arbei, sedangkan Flavanon terdapat dalam kacang tanah. Untuk saat ini, ribuan nutrisi fitokimia telah ditemukan.

Di masa lalu, orang hanya fokus pada lima jenis nutrisi – protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, kemudian serat makanan dimasukkan sebagai nutrisi keenam. Dalam beberapa tahun terakhir sebuah penelitian tentang oksigen aktif mengalami kemajuan, Fitonutrien dijadikan fokus penelitian dan sekarang dianggap sebagai nutrisi yang ketujuh. Karotenoid adalah kunci yang mewakili Fitonutrien yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Bagi mereka yang ingin melakukan diet seimbang, karotenoid harus lebih diperhatikan.

Fitokimia

Dalam kata “fitokimia”, “nabati” berarti “tanaman”. Nabati mengacu pada nutrisi yang berasal dari tanaman. Dari karotenoid pada wortel dan bayam. Polyphends terkandung dalam teh dan wine, Antosianidin di bluebemis, Lycopene dalam tomat dan Isoflavon dalam kacang kedelai, saat ini ada ribuan Fitokimia yang sudah dikenal.

Lutein – Nutrisi yang tersimpan di daerah kuning (yellow spot area) pada mata dan kulit

Salah satu jenis karotenoid, yaitu lutein tersimpan dalam mata dan kulit. Kubis, bahan untuk membuat “Jus Sayuran”, dan bayam adalah salah satu jenis sayuran kuning-hijau yang kaya akan lutein. Lutein adalah anti-oksidan yang kuat dan dapat mencegah lemak berbahaya dalam retina menjadi over-oksidasi, serta menyerap sinar biru, dan mencegah retina dari kerusakan.

Lutein terkandung dalam bayam
(kandungan setiap 100g bayam yang kita konsumsi)
10.20mg

Zeaxanthin – Komposisi yang serupa dengan lutein
Tersimpan dalam jumlah besar di daerah titik kuning mata kita

Zeaxanthin memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan lutein. Merupakan anggota dari pigmen kuning jeruk dan dapat ditemukan dalam jumlah besar pada tanaman seperti jagung, dan kesemek manis Jepang yang biasa disebut “Fuyu”, serta teh hijau, kuning telur, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein. hati dan lemak hewani. Melalui proses metabolisme, lutein berubah menjadi zeaxanthin, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein.

Zeaxanthin terkandung dalam buah Kesemek Jepang/FUYU
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
0.24mg

Lycopene

Lycopene – Pigmen warna merah pada buah tomat mempunyai efek antioksidan yang kuat

Lycopene dapat dijumpai pada pigmen warna merah dalam buah tomat. Ketika terjemur di bawah sinar matahari, tomat akan melindungi dirinya sendiri dari terik sinar matahari dengan cara memproduksi lycopene. Seperti Lutein, Lycopene dapat berfungsi sebagai antioksidan. Ada ungkapan di dataran Eropa, bahwa : “ ketika buah tomat berubah warna menjadi merah, maka wajah para dokter berubah menjadi hijau”. Dari ungkapan ini dapat dilihat bahwa buah tomat dan hidup sehat memiliki hubungan yang sangat erat. Makanan olahan dapat menghilangkan manfaat Lycopene lebih besar dibandingkan dengan sayuran segar. Menambahkan minyak saat memasak dapat meningkatkan kandungan minyak dalam tubuh, oleh karena itu kita membutuhkan Lycopene untuk membantu melarutkan lemak tersebut.

Lycopene terkandung dalam buah Tomat
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
3.10mg

α & β Karotin

Alpha Karoten merupakan salah karotenoid yang paling melimpah dalam makanan sehat. Tubuh dapat mengkonversi alpha dn beta karoten menjadi vitamin A untuk pemeliharaan kulit dan tulang yang sehat, penglihatan yang baik, dan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Alpha KAroten juga dapat membantu mecegah kanker dengan merangsang sel-sel komunikasi (Pendengaran, penglihatan, dll.)

Alpha Karoten dapat kita ketemukan dalam beberapa jenis makanan seperti labu, wortel, sayuran hijau, tomat, kubis, paprika merah, jeruk keprok, kacang hijau, kacang polong, brokoli, ubi jalar, asparagus, can toloupe, apel, alpukat, peterseli, kale, melon, dan mangga.

Beta karotin tertinggi dalam ubi manis, wortel, bayam, selada, labu, melon, paprika merah, kacang polong, brokoli, buah kering.

Beta karoten merupakan mikronutrien anti penuaan tertinggi, hampir sama dengan vitamin C, Vitamin E, dan mineral Selenium dalam kemmpuannya untuk mengurangi penyakit, meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, dan meningkatkan umur panjang. Beta KAroten juga dapat mengurangi efek dari penyakit seperti penyakit jantung, penurunan fungsi kekebalan tubuh, katarak, dan bentuk kanker.

α – β Karotin – Karotin diubah menjadi vitamin A dalam tubuh

Baik α dan ?-karotin ditemukan pada pigmen kuning dan oranye dalam wortel dan labu. Karena kedua pigmen tersebut tersimpan secara alami, maka sejak dulu telah digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan, minuman, dan kosmetik. Karotin akan diubah menjadi Vitamin A sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena keduanya penting untuk tubuh, para ahli dengan giat telah melakukan penelitian pada keduanya selama bertahun-tahun.
Karotin yang belum mengalami transformasi memiliki efek antioksidan yang lebih tinggi.

karotin dalam Wortel Kandungan α- karotin /&beta- karotin
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
α- karotin 3.6mg
β- karotin 7.9mg

Karotin dalam Labu Kandungan α- karotin /&beta- karotin
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
α- karotin 0.012mg
β- karotin 0.82mg

Crocetin

Crocetin memiliki fungsi anti bakteri serta mudah larut dalam air maupun minyak karena ukuran molekulnya yang sangat kecil, maka sifatnya yang mudah diserap secara cepat dan efisien oleh tubuh merupakan keunggulan yang sangat penting.

Crocetin dapat ditemukan pada bunga crocus dan Gardenia jasminoldes(buah kacapiring atau stigma safron.

Crocetin – Karotenoid alami yang telah diteliti dengan cermat oleh para peneliti di seluruh dunia.

Crocetin dapat ditemukan dalam buah bunga melati, serta dalam benang sari dan putik dari kunyit. Fungsi Crocetin dapat melarutkan lemak dan air. Ciri khasnya yang paling menonjol adalah volume molekulnya yang sangat kecil, yang membuatnya mudah diserap oleh tubuh. Baru-baru ini para peneliti di seluruh dunia telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bagaimana crocetin dapat meredakan kelelahan mata.Sebagai contoh bunga melati, molekul-molekul berwarna yang ditemukan dalam buah bunga ini mengandung zat glukosa “Crocetin (Crocetin Glikosida)” yang larut dalam air. Pigmen warna ini bisa dikatakan sebagai pewarna alami yang aman, dan sudah sejak lama digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan ringan yang terbuat dari beras dengan rasa yang manis (wagashi).

Crocetin disini adalah crocetin tanpa gula, dari 750kg buah bunga melati hanya dapat menghasilkan 1kg crocetin, dengan demikian crocetin merupakan karotenoid alami yang berharga.

Anthocyanin

Anthocyanin adalah pigmen yang terdapat pada tanaman yang memberikan warna biru dan merah, misalnya pada buah anggur. Salah satu fungsi anthocyanin adalah sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, penyakit penyumbatan pembuluh darah.

Anthocyanin bekerja meghambat proses aterogenesis dengan mengoksidasi lemak jahat dalam tubuh, yaitu loprotein densitas rendah. Dengan demikian para ilmuan percaya bahwa anhocyanin dapat membantu mencegah penyakit tertentu seperti kanker dan penyakit jantung.

Antocyanin umumnya ditemukan pada buah-buahan, sayuran, dan bunag, seperti kol merah, anggur, bluberry, strawberry, rasberrry, chery, ubi ungu, dan sebagainya.

Vitamin B Complex (B1, B2, B6, & B12)

Vitamin B Complex menghasilkan energi yang diperlukan oleh tubuh yang berasal dari 3 jenis nutrisi yang terkandung dalam makanan, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Vitamin B1 membantu membangkitkan energi yang berasal dari protein. Vitamin B1, B2, dan B6 menjaga kesehatan kulit dan mukosa, sedangkan vitamin B12 merupakan nutrisi yang dapat membantu pembuatan sel darah merah.

Manfaat B Compleh selanjutnya adalah dapat menjaga sistem saraf dan tubuh agar tetap sehat. Vitamin B1, B6, dan B12 berguna untuk menatur seluruh saraf agar bekerja dengan benar.

Vitamin B Complex dapat kita ketemukan pada sayuran, buah-buahan, daging, dan olahan hewan serta kacang-kacangan.

Vitamin E

Vitamin E dikenal baik dalam hal anti-aging yang dapat membantu pencegahan oksidasi dalam tubuh kita. Semua vitamin E adalah anti-oksidan dan terlibat dalam banyak proses tubuh dan beropersi sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel penting, terutama membran sel darik kerusakan akibat adanya radikal bebas.

Vitamin E tersebut dapat diserap lebih baik oleh tubuh apabila dikonsumsi bersamaan denan makanan, karena Vitamin E memiliki sifat mudah larut dalam lemak.

Vitamin E dapat diperoleh dari brokoli, bayam, sawi, kecambah, tomat, alpukat, mangga, kacang almond, kacang tanah, biji bunga matahari, biji labu, biji wijen, daging sapi, daging ayam, telur, minyak sayur, dll.

*S Lutena terbuat dari bahan alami yang aman dikonsumsi oleh siapa saja termasuk ibu menyusui

Nilai Gizi S Lutena

Dengan demikian kandungan/komposis dalam S Lutena sudah lengkap dan sudah cukup untuk memenuhi nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. Di bawah ini adalah nilai gizi yang terdapat dalam S Lutena:

Nilai kalori – 10.1 kcal
E Vitamin – 72.8 mg
Protein – 0.54 g
Konsentrat Kashisuekisu – 72.0 mg
Lipid – 0.78 g
Lutein – 8.0 mg
Karbohidrat – 0.24 g
Kacapiring – 3.0 mg
Sodium – 2.22 mg
Zeaxanthin – 1.50 mg
α-karoten – 840 µg
Lycopene – 2.16 mg
β-karoten – 2020 µg
DHA – 46.70 mg

Testimoni

Konsultasi dan Pemesanan

Silakan Hubungi kami via Whatsapp no. 085228526189

atau
Klik tombol di bawah ini

------Baca lanjutannya di bawah Reviews Terkait------

Reviews Terkait

  • S Lutena Indonesia
    Saat ini, SUPER LUTEIN sudah terjual di Singapura, Malaysia, dan Indonesia dengan masing-masing nama SUPER LUTEIN, S.LUTEIN, dan S.LUTENA..
  • Manfaat Food Suplemen S Lutena
    S Lutena adalah suplemen terbaik untuk penyembuhan semua penyakit tanpa operasi, rekomendasi dari 6600 para ahli kedokteran di Jepang.
  • Pengobatan Retina Putus (Ablasio Retina) Tanpa Operasi
    Secara medis pengobatan ablasio retina memang hanya satu pilihan, yaitu dengan operasi, tetapi anda tidak perlu khawatir, anda bisa pilih alternatif pengobatan..

This post was last modified on 7 Oktober, 2018 2:31 am

Share
admin

Comments are closed.